Bentuk Tanggung Jawab Konsumen

by Estomihi FP Simatupang, SH.,MH

Posted on February 05, 2022 08:05

Kewajiban Konsumen dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen kita dapat menemukan kewajiban konsumen yaitu :

  1. membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan; 
  2. beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa; 
  3. membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati; 
  4. mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut. 

Kewajiban hukum merupakan pasangan dari konsep norma hukum  yang tidak hanya menunjuk perbuatan seorang individu semata, tetapi juga sekurang-kurangnya pada perbuatan dua orang individu. Individu yang telah melakukan  delik yaitu sipelaku dan individu yang harus melaksanakan sanksi.

Jika sanksi ditujukan kepada seorang individu selain si pelaku delik itu sendiri, norma hukum itu menunjuk pada tiga individu. Norma hukum mengandung arti kewajiban dalam hubungan dengan orang yang berpotensi sebagai pelaku delik, norma hukum ini mengandung arti suatu tanggung jawab bagi yang berpotensi menjadi objek sanksi.
 
Membedakan antara kewajiban dan tanggung jawab dalam kasus-kasus dimana sanksi tidak, atau tidak hanya ditujukan kepada si pelaku tetapi juga kepada individu-individu lain yang mempunyai suatu hubungan yang ditentukan menurut hukum dengan si pelaku.

 

Bentuk tanggung jawab konsumen atas kerugian pelaku usaha akibat tidak dilakukan kewajiban-nya atau melakukan-nya tapi bertentangan dengan kewajiban-nya baik secara kesengajaan ataupun kelalaian yang menimbulkan kerugian materiil maupun kerugian imateriil. 

1. Kerugian materiil

Bentuk tanggung jawab konsume atas kerugian materiil yang timbul akibat tidak dilakukan kewajiban-nya atau melakukan-nya tapi bertentangan dengan kewajiban-nya baik secara kesengajaan ataupun kelalaian yang menimbulkan kerugian materiil adalah membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati; atau

2. Kerugian imateriil

Bentuk tanggung jawab konsumen atas kerugian pelaku usaha akibat tidak dilakukan kewajiban-nya atau melakukan-nya tapi bertentangan dengan kewajiban-nya baik secara kesengajaan ataupun kelalaian yang menimbulkan kerugian imateriil adalah Merehabilitasi nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakibatkan oleh barang dan/atau jasa yang diperdagangkan;


 

Referensi 

  • Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen
  • Estomihi FP Simatupang, Thesis: "Tanggung Jawab Penyedia Platform User Generated Content (UGC) Atas Kerugian Konsumen  Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Perdata(Jakarta : Universitas Krisnadwipayana,2020) Hal. 23-44
Daftar Referensi Bacaan

Total Views : 1250

Related Post

× Harap isi Nama dan Komentar anda!
ruangkonsumen.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Komentar pada artikel ini
Responsive image
Peraturan Perundang-Undangan
Hukum Perlindungan Konsumen
Yurisprudensi
Sengketa Konsumen & Pelaku Usaha
Essay